Apa kabar mahasiswa Indonesia? Sudah terbiasa dengan tugas mereview jurnal asing kan? Memang mereview jurnal asing agak susah-susah gampang. Apalagi bagi Mahasiswa yang masih belum terbiasa dengan International Language yaitu Bahasa Inggris. Maka dari itu, bagi para mahasiswa yang istilahnya 'awam dengan bahasa inggris' perlu melakukan kerja ekstra dengan menerjemahkan jurnal asing tersebut menjadi berbahasa Indonesia menggunakan media-media yang ada. Pasti agak kesulitan jika Bahasa Inggris yang terdapat dalam sebuah jurnal asing malah menggunakan bahasa ilmiah yang jarang sekali kita dengar. Tapi, sobat mahasiswa Indonesia sekalian! Hasil dari jurnal asing yang telah direview sangat mujarab membantu kita untuk memahami isi dari penelitian yang dipaparkan didalam jurnal tersebut. Sehingga ilmu yang kita dapat lebih paten loh. So, kali ini saya sebagai bagian dari mahasiswa Indonesia yang juga 'awam ber-bahasa inggris' akan merieview sebuah jurnal asing bertema Organizational Culture (Budaya Organisasi). Masih dengan tema yang sama seperti tulisan saya sebelumnya, semoga bermanfaat!
chrome-extension://oemmndcbldboiebfnladdacbdfmadadm/content/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Femaj.pitt.edu%2Fojs%2Findex.php%2Femaj%2Farticle%2Fdownload%2F47%2F207
|
Judul Asli
|
:
|
Organizational Culture Types and Their Effects on Organizational
Performance in Turkish Hospitals |
|
Judul indonesia
|
:
|
Jenis Budaya
Organisasi dan Pengaruhnya terhadap Organisasi
Kinerja di Rumah
Sakit Turki
|
|
Nama Jurnal
|
:
|
Emerging Markets Journal
|
|
Tahun, volume,
halaman
|
:
|
Volume 3, No. 3, Tahun 2014
|
|
Penulis
|
:
|
Dr. A. Zafer Acar
dan Pinar Acar dari Universitas Okan
|
|
Reviewer
|
:
|
Deis Edelweis
Cipta
|
|
Tanggal
|
:
|
09 Juli 2020
|
|
Abstrak
|
:
|
Bagian
Abstrak menerangkan bahwa Jurnal yang berjudul Organizational Culture
Types and Their Effects on Organizational Performance in Turkish Hospitals ini berisi penelitian yang bertujuan untuk
mengidentifikasi tipe budaya organisasi dominan dari rumah sakit swasta dan
publik dengan membuat perbandingan antara pengaruhnya terhadap kinerja
bisnis.
|
|
Pengantar
|
:
|
Sub
Pengantar dalam jurnal ini diberi nama Introduction
(Perkenalan) dimana penulis memberikan beberapa informasi terkini mengenai
dinamika perekonomian. Hal itu merujuk pada persaingan strategi perusahaan
yang mengadopsi budaya organisasi berkelanjutan dalam menyeimbangkan dinamika
internal. Penelitian ini berfokus pada industri jasa kesehatan, seperti rumah
sakit. Sembari melayani layanan kesehatan, juga sebagai bisnis
yang memiliki upaya untuk mencapai ekonomi dasar objektif.
Berdasarkan informasi tersebut, penulis menerangkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan jenis budaya organisasi yang bersifat pribadi dan institusi kesehatan publik di Turki juga mengidentifikasi budaya organisasi dominan di rumah sakit publik dan swasta sambil membuat perbandingan di antara keduanya. |
|
Pembahasan
|
:
|
Pembahasan
dalam penelitian ini dimulai dari konsep organisasi budaya dan pengaruhnya
terhadap kinerja organisasi dalam sub Literature Review and
Theoretical Framework (Ulasan Sastra dan Kerangka Teori)
yang menerangkan empat karakteristik kunci. Pertama, budaya organisasi adalah
wadah berbagi fenomena (Schein, 1997: 8; Wilson, 2001; Baumgartner, 2009).
Kedua, budaya organisasi memiliki tingkat yang terlihat dan kurang terlihat
(Schein, 1997: 17; Wilson, 2001; Baumgartner, 2009). Ketiga, setiap anggota
baru organisasi mempelajari budaya (Wilson, 2001; Baumgartner, 2009) terutama
dengan sosialisasi. Dan yang terakhir, budaya cenderung berubah perlahan
seiring waktu (Wilson, 2001; Baumgartner, 2009) yang sinergis struktur yang
dibentuk oleh karyawan organisasi yang berbagi nilai-nilai, kepercayaan yang
sama, dan bergerak menuju tujuan yang sama.
Metodologi :
Menggunakan Pendekatan kualitatif yang merinci pada faktor lingkungan yang
mempengaruhi sosialisasi proses (Klingle et al., 1995). Sehingga dilakukan survei
kuesioner. Data yang dikumpulkan dari sampel yang dipilih adalah dievaluasi
dengan bantuan paket statistik SPSS V.15 program. Setelah keandalan skala dikonfirmasi
Analisis faktor, korelasi dan regresi dilakukan untuk menyelidiki hubungan
antar variabel.
Instrumen Pengukuran:
Penelitian ini menggunakan skala multi-item yang disesuaikan dari
penelitian sebelumnya ke skala pengukuran struktur. Penulis menerangkan bahwa
pendekatan konstruktivis diterima, jadi alat tipologis lebih disukai. Namun
penulis memutuskan untuk menggunakan model revisi Budaya Organisasi Instrumen
Penilaian (OCAI) berdasarkan CVF (Cameron dan Quinn, 1999; Cameron et al.,
2007; Helfrich et al., 2007; Goodman, Zammuto, dan Gifford, 2001; Öztop,
2008; Quinn dan Kimberly, 1984) untuk
menentukan dimensi budaya.
Sampel
Penulis memilih sampel acak, dan diterapkan pada 300 rumah sakit swasta
dan umum. Hal tersebut meliputi kuantitas pemegang lebih dari 20% dari populasi
rumah sakit Turki. 37 pribadi dan 62 publik rumah sakit diterima untuk
menjadi subjek penelitian ini. Setelah mengumpulkan data,
fitur dasar data dijelaskan dengan statistik untuk memberikan yang sederhana ringkasan
tentang responden. Menurut analisis deskriptif 64,37% responden adalah
perempuan dan 35,63% adalah laki-laki.
|
|
Hasil
|
:
|
Hasil
dalam penelitian ini diterangkan dalam sub Skala Validitas dan
Reliabilitas:
Semua item dan komponen dalam penelitian ini diuji dengan analisis
reliabilitas yang komprehensif. Diawali dengan menganalisis uji reliabilitas
alfa dengan hasil Reliable, sampai
pada hasil analisis yang menunjukkan bahwa :
1. Meskipun, efek dari budaya hierarki pada
layanan dan kinerja keuangan terlihat di rumah sakit umum, efek yang sama tidak
dapat dipastikan secara pribadi rumah sakit.
2. Meskipun, efek budaya pasar terhadap kinerja
keuangan terlihat secara pribadi rumah sakit, efek yang sama tidak mungkin
terjadi dipastikan di rumah sakit umum.
|
|
Kesimpulan
|
:
|
Sebelumnya,
penulis menerangkan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi budaya dominan dan secara empiris menjelaskan hubungan
antara jenis budaya organisasi dan kinerja bisnis di rumah sakit sebagai
layanan kesehatan perusahaan. Namun dari hasil dalam literatur, budaya adalah
ambigu, seringkali licin, dan sulit diukur, sehingga Pendekatan kualitatif
menguntungkan untuk dipelajari jenis proses sosialisasi ini.
|
|
Kekuatan
Penelitian
|
:
|
1.
Penulis menuangkan beberapa informasi penting mengenai perekekonomian dan
budaya bisnis
2. Penelitian menggunakan skala validitas dan reliabilitas yang terukur
3.
Penelitian dilakukan dengan berbagai uji, tes, dan riset
|
|
Kelemahan
Penelitian
|
:
|
1. Pembahasan pada penelitian meluas sehingga penulis kesulitan menemukan
hasil
2. Aspek budaya organisasi meluap, terganti dengan pengelolaan pasar dalam
perusahaan
3.
Fokus ilmu melebar sehingga hasil meleset dengan tujuan awal
|
Pustaka jurnal asli :
No comments:
Post a Comment