Thursday, July 9, 2020

Review Jurnal Asing

Apa kabar mahasiswa Indonesia? Sudah terbiasa dengan tugas mereview jurnal asing kan? Memang mereview jurnal asing agak susah-susah gampang. Apalagi bagi Mahasiswa yang masih belum terbiasa dengan International Language yaitu Bahasa Inggris. Maka dari itu, bagi para mahasiswa yang istilahnya 'awam dengan bahasa inggris' perlu melakukan kerja ekstra dengan menerjemahkan jurnal asing tersebut menjadi berbahasa Indonesia menggunakan media-media yang ada. Pasti agak kesulitan jika Bahasa Inggris yang terdapat dalam sebuah jurnal asing malah menggunakan bahasa ilmiah yang jarang sekali kita dengar. Tapi, sobat mahasiswa Indonesia sekalian! Hasil dari jurnal asing yang telah direview sangat mujarab membantu kita untuk memahami isi dari penelitian yang dipaparkan didalam jurnal tersebut. Sehingga ilmu yang kita dapat lebih paten loh. So, kali ini saya sebagai bagian dari mahasiswa Indonesia yang juga 'awam ber-bahasa inggris' akan merieview sebuah jurnal asing bertema Organizational Culture (Budaya Organisasi). Masih dengan tema yang sama seperti tulisan saya sebelumnya, semoga bermanfaat!


Judul Asli
:
Organizational Culture Types and Their Effects on Organizational
Performance in Turkish Hospitals
Judul indonesia
:
Jenis Budaya Organisasi dan Pengaruhnya terhadap Organisasi
Kinerja di Rumah Sakit Turki
Nama Jurnal
:
Emerging Markets Journal
Tahun, volume, halaman
:
Volume 3, No. 3, Tahun 2014
Penulis
:
Dr. A. Zafer Acar dan Pinar Acar dari Universitas Okan
Reviewer
:
Deis Edelweis Cipta
Tanggal
:
09 Juli 2020
Abstrak
:
Bagian Abstrak menerangkan bahwa Jurnal yang berjudul Organizational Culture Types and Their Effects on Organizational Performance in Turkish Hospitals ini berisi penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi tipe budaya organisasi dominan dari rumah sakit swasta dan publik dengan membuat perbandingan antara pengaruhnya terhadap kinerja bisnis.
Pengantar
:
Sub Pengantar dalam jurnal ini diberi nama Introduction (Perkenalan) dimana penulis memberikan beberapa informasi terkini mengenai dinamika perekonomian. Hal itu merujuk pada persaingan strategi perusahaan yang mengadopsi budaya organisasi berkelanjutan dalam menyeimbangkan dinamika internal. Penelitian ini berfokus pada industri jasa kesehatan, seperti rumah sakit. Sembari melayani layanan kesehatan, juga sebagai bisnis yang memiliki upaya untuk mencapai ekonomi dasar objektif.

Berdasarkan informasi tersebut, penulis menerangkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan jenis budaya organisasi yang bersifat pribadi dan institusi kesehatan publik di Turki juga mengidentifikasi budaya organisasi dominan di rumah sakit publik dan swasta sambil membuat perbandingan di antara keduanya.

Pembahasan
:
Pembahasan dalam penelitian ini dimulai dari konsep organisasi budaya dan pengaruhnya terhadap kinerja organisasi dalam sub Literature Review and Theoretical Framework (Ulasan Sastra dan Kerangka Teori) yang menerangkan empat karakteristik kunci. Pertama, budaya organisasi adalah wadah berbagi fenomena (Schein, 1997: 8; Wilson, 2001; Baumgartner, 2009). Kedua, budaya organisasi memiliki tingkat yang terlihat dan kurang terlihat (Schein, 1997: 17; Wilson, 2001; Baumgartner, 2009). Ketiga, setiap anggota baru organisasi mempelajari budaya (Wilson, 2001; Baumgartner, 2009) terutama dengan sosialisasi. Dan yang terakhir, budaya cenderung berubah perlahan seiring waktu (Wilson, 2001; Baumgartner, 2009) yang sinergis struktur yang dibentuk oleh karyawan organisasi yang berbagi nilai-nilai, kepercayaan yang sama, dan bergerak menuju tujuan yang sama.

Metodologi :
Menggunakan Pendekatan kualitatif yang merinci pada faktor lingkungan yang mempengaruhi sosialisasi proses (Klingle et al., 1995). Sehingga dilakukan survei kuesioner. Data yang dikumpulkan dari sampel yang dipilih adalah dievaluasi dengan bantuan paket statistik SPSS V.15 program. Setelah keandalan skala dikonfirmasi Analisis faktor, korelasi dan regresi dilakukan untuk menyelidiki hubungan antar variabel.

Instrumen Pengukuran:
Penelitian ini menggunakan skala multi-item yang disesuaikan dari penelitian sebelumnya ke skala pengukuran struktur. Penulis menerangkan bahwa pendekatan konstruktivis diterima, jadi alat tipologis lebih disukai. Namun penulis memutuskan untuk menggunakan model revisi Budaya Organisasi Instrumen Penilaian (OCAI) berdasarkan CVF (Cameron dan Quinn, 1999; Cameron et al., 2007; Helfrich et al., 2007; Goodman, Zammuto, dan Gifford, 2001; Öztop, 2008; Quinn dan Kimberly, 1984) untuk
menentukan dimensi budaya.

Sampel
Penulis memilih sampel acak, dan diterapkan pada 300 rumah sakit swasta dan umum. Hal tersebut meliputi kuantitas pemegang lebih dari 20% dari populasi rumah sakit Turki. 37 pribadi dan 62 publik rumah sakit diterima untuk menjadi subjek penelitian ini. Setelah mengumpulkan data, fitur dasar data dijelaskan dengan statistik untuk memberikan yang sederhana ringkasan tentang responden. Menurut analisis deskriptif 64,37% responden adalah
perempuan dan 35,63% adalah laki-laki.

Hasil
:
Hasil dalam penelitian ini diterangkan dalam sub Skala Validitas dan Reliabilitas:

Semua item dan komponen dalam penelitian ini diuji dengan analisis reliabilitas yang komprehensif. Diawali dengan menganalisis uji reliabilitas alfa dengan hasil Reliable, sampai pada hasil analisis yang menunjukkan bahwa : 
    1. Meskipun, efek dari budaya hierarki pada layanan dan kinerja keuangan terlihat di rumah sakit umum, efek yang sama tidak dapat dipastikan secara pribadi rumah sakit.
     2. Meskipun, efek budaya pasar terhadap kinerja keuangan terlihat secara pribadi rumah sakit, efek yang sama tidak mungkin terjadi dipastikan di rumah sakit umum.

Kesimpulan
:
Sebelumnya, penulis menerangkan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi budaya dominan dan secara empiris menjelaskan hubungan antara jenis budaya organisasi dan kinerja bisnis di rumah sakit sebagai layanan kesehatan perusahaan. Namun dari hasil dalam literatur, budaya adalah ambigu, seringkali licin, dan sulit diukur, sehingga Pendekatan kualitatif menguntungkan untuk dipelajari jenis proses sosialisasi ini.
Kekuatan Penelitian
:
       1.      Penulis menuangkan beberapa informasi penting mengenai               perekekonomian dan budaya bisnis
       2.  Penelitian menggunakan skala validitas dan reliabilitas yang               terukur
       3.      Penelitian dilakukan dengan berbagai uji, tes, dan riset
Kelemahan Penelitian
:  
       1.  Pembahasan pada penelitian meluas sehingga penulis kesulitan          menemukan hasil
       2.   Aspek budaya organisasi meluap, terganti dengan pengelolaan         pasar dalam perusahaan
       3.      Fokus ilmu melebar sehingga hasil meleset dengan tujuan awal





Pustaka jurnal asli :

chrome-extension://oemmndcbldboiebfnladdacbdfmadadm/content/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Femaj.pitt.edu%2Fojs%2Findex.php%2Femaj%2Farticle%2Fdownload%2F47%2F207